Selasa, 21 April 2009

Puisi ini dikhususkan buat sahabat baikku,,

CAHAYAKU

Hatiku lumpuh dalam rindu yang luruh padamu
Sahabat bukan tujuh huruf tiada arti
Tapi jutaan cercah cahaya lembut
Yang menyentuh hati resah ini

Aku menanti hari-hari bersamamu lagi
Hari di mana kita tertawa melihat indah pelangi
Hari di mana keegoisn menghampiri
Hari di mana mentari berkedip lembut
Melihat betapa drama kehidupan persahabatan begitu terurai indah

Meski kadang caci dan ejek selalu terlontar
Meski kadang marah dn ketus selalu berderai
Namun itu semua adalah tingkah lidah
Yang tak mau pertunjukkan realita
Realita dari hati yang selalu mengharapmu
Meski kadang yang kuucap selalu melukaimu
Tapi itu palsu
Itu hanya bumbu persahabatan kita

Aku yakin kau bisa memaknai
Di balik kettus yang selalu terlontar dari mulutku
Tersimpan kilauan kelembutan
Di balik ejek tawaku
Tersimpan tangis kecil yang tulus
Betapa engkau kusayangi

Betapa cahaya lembut yang menyinari hidupku adalah engkau
Sebuah bintang yang selalu mendengar keluh batinku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar